First Fly A380 and Boeing B737-900ER Lion Air
Iseng sudah lama tidak terbang, malam ini terbang ke Ujung Pandang (WAAA), Makassar. Ada 2 flight, WIII-WAAA (Jakarta-Ujung Pandang) Menggunakan Airbus A380 dan WAAA-WIII (Ujung Pandang – Jakarta) Menggunakan Boeing 737-900ER Lion Air. Dua-duanya mempunyai kenangan sendiri di real flight, sewaktu ke Makassar bulan lalu menggunakan pesawat ini (Boeing 739-ER)
Airbus A380, pesawat ini punya kenangan sendiri juga, jadi ingat rute Singapura-London penerbangan SQ 318 dari Singapura ke Heathrow London 2 bulan kemarin, serta penerbangan pulang SQ321. Lumayan lama penerbangannya, wah kalau nggak dapat kelas bisnis gimana tuh yah?
Agak maksa juga landing di Hasanuddin, sampai ujung runway. (doh). Walaupun dulu pernah bawa Boeing 747-400 fine-fine saja, cuma serem juga bawa Airbus A380. This is my first fly with A380 in flight Simulator (kalo terbang beneran mah udah pernah 2x). , Ampun, taxiway nya susah banget beloknya, wide body Boeing 747-400 kalah susah (saking gedenya).
Ok, langsung saja screenshotnya deh :
WIII-WAAA With Airbus A380 Singapore Airlines “dawn flight”
*klik image untuk memperbesar <pop-up>
Sekarang giliran Lion Air Boeing 737-900ER, penerbangan real flightnya baru bulan kemarin dan awal bulan, kelas bisnisnya sama kayak kelas bisnis Garuda Indonesia Boeing 737 NG *nggak jauh bedalah. Kenapa yah kok jadi jatuh cinta sama Lion Air, ups. Garuda di kemanain?!
WAAA-WIII Boeing 737-900ER “The Mission”
*the misson, karena ada misi khusus kemarin kesana.
Saking serunya terbang, sampai lupa ambil foto kokpit, *diganti airbus a330 punya cathay deh.
Bulan besok mau ke Hongkong,jalan-jalan. Jakarta-Hongkong with Airbus A330-300 (kalau nggak ada perubahan) Cathay Pacific, tiket sudah dipesan.
Hongkong here i come…
Foto captainnya : *narsis mode on… ^^

























jaaah,,,,,nggak ngerti maksud tuch kapal mendarat di Makasar,,,
lah wong ndak pernah naek,,,,
boro2 naek,,,,,liat juga gak pernah,,,,
gak pernah keluar kampung,,,,,ndeso qu,,,,,
(ndeso mode on)
Lha.. kemarin sampeyan bawa kapal yg nyemplung itu gimana nasibnya?